Total Tayangan Laman

Selasa, 08 Januari 2013

merawat vagina

4 cara merawat kebersihan vagina dari si seksi Roro Fitria:
1. Dicuci
Mencuci Miss V ada aturannya. Jangan pernah membasuhnya dengan sabun. Ingat! "Vagina itu organ yang paling membahana dan mesti dijaga terus kebersihannya. Nah, kalau mau nyuci tuh harus pakai sabun khusus antisptik yang kandungan keseimbangan PH-nya tepat. Ini mudah kok. Kita bisa mendapatkannya di apotek-apotek terdekat".
2. Pintar Memilih Celana Dalam
"Pakailah yang berbahan katun atau silk supaya sirkulasi udara dapat berjalan baik dan keringat pun bisa diserap dengan baik pula. Sehingga, terhindar dari udara yang lembab di sekitar Miss V. Jika udara lembab, pasti mengakibatkan Miss V jadi berbau tidak sedap.. Uhhhh jauh-jauh deh dengan yang baunya nggak enak. Takutnya Arjuna juga menjauh deh dari kita".
3. Penyemprot Antiseptik
"Sekarang, seorang wanita tingkat mobilitasnya tinggi. Penggunaan toilet umum tidak bisa dihindarkan. Jadi, ada baiknya kita selalu membawa semprotan antiseptik untuk tempat duduk toilet yang akan kita gunakan. Setelah disemprot, lap kering dengan tisyu lalu tempelkan kertas dudukan toilet. Baru setelah itu Anda dapat membuang air kecil atau air besar. Kebayang dong di toilet umum itu hidup beribu-ribu bakteri yang bisa membuat Miss V sedih alias sakit. Jadi, tindakan preventive-nya adalah seperti ini".
4. Rajin ke Spa
"Pertama, Miss V akan di-massage untuk memperlancar peredaran darah di sekitar organ vital Anda. Otot vagina bisa kaku karena kita sering menggunakan celana yang terlalu ketat atau memakai high heels. Setelah selesai dipijat, vagina akan dimasukan alat berisi cairan antiseptik untuk membunuh bakteri nakal. Ini bisa mencegah keputihan dan kanker ovarium. Terakhir, vagina akan dimanakan dengan uap ratus supaya wangi dan sehat. Kalau sudah, vagina akan wangi dan rapat. Tentunya pasangan akan lebih sayang sama kita".
Perlu diketahui, ada berbagai jenis bakteri di dalam lubang kebahagiaan. Dan, dikuasai oleh bakteri Lactobacillus serta Patogen. Jika ekosistem Miss Reproduksi tak seimbang, semisal tingkat keasaman menurun, ini juga dapat menginfeksi vagina. Sejumlah hal yang menjadi penyebabnya adalah ganguan hormon saat pubertas, kehamilan, menopause, darah menstruasi, sperma, penyemprotan v-gel (douching), dan oral seks.(ASW)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar