1. Jangan sering menjilat bibir
Ini adalah
insting menjilat bibir Anda ketika bibir kering. Padahal kebiasaan ini
yang menyebabkan bibir menjadi retak. Hentikan diri dari menjilati bibir
Anda.
2. Bawa Lipbalm
Biasanya
seorang wanita akan terus menggunakan lipbalm-nya ketika sedang bicara,
makan, dll. Terlalu sering menggunakan lip balm juga tidak baik, apalagi
selalu menyimpan lip balm di tangan. Hanya gunakan lip balm ketika
bibir Anda kering.
3. Jangan menggosok bibir
Ketika bibir kering, tangan biasanya akan sering menggosok bibir untuk
mengelupasi kulit bibir. Padahal hal ini bisa menyebabkan bibir infeksi
bahkan berdarah. Lakukan eksfoliasi bibir secara teratur untuk
mengelupaskan sel kulit mati pergi dan mempromosikan pergantian sel. Hal
ini juga membuat bibir Anda menyerap lip balm yang lebih baik.
4. Menggunakan perlindungan matahari
Mungkin Anda sudah sering mendengar efek buruk matahari. Matahari tidak
akan berhenti merusak kulit Anda terutama di musim dingin. Bibir harus
dirawat untuk menghindari bibir rusak. Kebanyakan orang mengabaikan
bibir sementara pelindung menampar matahari di seluruh tubuh. Cari lip
balm yang mengandung SPF dan vitamin untuk melindungi bibir dari paparan
sinar matahari.
5. Bibir juga perlu terhidrasi
Kulit Anda perlu terhidrasi dengan baik untuk melawan efek pengeringan
udara baik di musim dingin atau musim panas. Pastikan Anda minum cukup
air.
6. Menghapus lipstik
Tidak
menghapus riasan make up bibir atau lipstik bisa menyebabkan
pengeringan. Gunakan make up remover dan lembut untuk bisa menyeka bibir
mulai dari sudut luar ke tengah. Anda juga dapat menggunakan baby oil
untuk membersihkan sisa lipstik di malam hari sebelum tidur.
7. Menambah warna bibir
Gunakan lip balm berwarna. Lip balm berwarna juga aman dan memiliki
fungsi ganda. Selain merawat bibir, tentu warna bibir Anda akan lebih
alami sehingga bisa mengurasi pengelupasan pada bibir. (FIT/IGW)
Total Tayangan Halaman
Selasa, 08 Januari 2013
tabrakan BMW
Jakarta - Pengemudi BMW yang menabrak Daihatsu
Luxio sehingga menyebabkan dua penumpangnya tewas, Rasid Amirulloh saat
ini diperiksa intensif pihak kepolisian. Dia dibawa ke Polres Jakarta
Timur.
"Pengemudi BMW yang menabrak dengan inisial MRA dibawa ke Polres Jakarta Timur, untuk diperiksa," kata Kasubdit Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Sudarmanto kepada detikcom, Selasa (1/1/2013).
Terkait dengan identitas Rasid ini, sempat beredar kabar bahwa dia merupakan anak seorang pejabat eksekutif di tingkat pusat. Dikonfirmasi mengenai hal ini, Sudarmanto mengatakan pihaknya belum menanyakan ke arah sana.
"Kita kan baru tanya soal kejadian, belum ada itu pertanyaan soal dia anaknya siapa. Bapak dia siapa," kata dia.
Sedangkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto hanya memberi clue, Rasid merupakan seorang pemuda berusia 22 tahun.
"Kendaraan jeep BMW no pol B 272 HR dikemudikan M Rasid Amirulloh, umur 22 tahun," terang Rikwanto ketika dihubungi terpisah.
Insiden ini bermula ketika Luxio bernopol F 1622 CY sedang melaju dengan kecepatan sedang di ruas dua jalan tol Jagorawi yang mengarah ke Bogor sekitar pukul 06.00 WIB. Tiba-tiba mobil ini diseruduk oleh BMW bernopol B 272 HR dari arah belakang, yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Insiden terjadi di ruas jalan tol Jagorawi tepatnya di daerah Cililitan. Dua orang penumpang Luxio yang duduk di kursi belakang meninggal. Mereka aadalah Harun (60) dan Raihan (1,5).
Selain dua orang tersebut, juga terdapat 3 korban di mobil Luxio, yang mengalami luka-luka, yakni Rival (8 tahun), Nung (32 tahun), dan Norman (41 tahun).
mobil tucuxi
Berita Lainnya
Jakarta - Beberapa hari sebelum terjadi kecelakaan,
pencipta Tucuxi Danet Suryatama sudah teriak karena mengetahui mobil
ciptaannya dibongkar Dahlan dan timnya tanpa berkordinasi dengan
dirinya. Menanggapi hal itu, Dahlan membantahnya mentah-mentah.
Menurutnya teknologi apa dan seperti apa yang dicurinya?"Saya nyuri teknologi apa? Teknologi mobil listrik milik Danet itu tidak menggunakan girboks, beda dengan teknologi yang diciptakan oleh Dasep," tutur Dahlan kepada para wartawan di Cafe Galery Kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM ) Jl. Cikini Raya No. 72 Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/1/2013).
Menurutnya, pembongkaran yang dilakukan oleh timnya itu hanya sekedar memperbaiki beberapa komponen yang dinilainya mengalami masalah saat dilakukan pengujian di Senayan beberapa waktu lalu.
"Pembongkaran itu hanya memastikan dan memperbaiki beberapa komponen saja. Terutama mereparasi rem agar lebih kuat. Jadi saya bukan mencurinya tapi mereparasi rem lebih tepatnya," katanya.
tabrakan dahlan iskan
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri BUMN Dahlan Iskan baru
saja mencoba mobil listrik "Ferrari" dari Solo ke Magetan hari ini.
Namun naas, rem di mobil tersebut bermasalah dan akhirnya dahlan iskan menabrak
tebing.sebelumnya dahla iskan sudah memerikakan mobilnya ke bengkel.
Menurut keterangan Humas Kementerian BUMN Faisal Halimi saat mengikuti perjalanan Dahlan dari Solo ke Magetan, Dahlan mengemudikan "Ferrari" tersebut sendirian. Namun saat di turunan tajam sekitar Telaga Sarangan Magetan dan rem bermasalah (ngeblong), maka Dahlan memilih menabrakannya ke tebing.
"Mobil listrik itu pun hancur, namun pengemudinya, Dahlan Iskan, selamat," kata Faisal dalam pesannya kepada Kompas.com di Jakarta, Sabtu (5/1/2012).
Menurut Faisal, mobil listrik itu berjalan dari Solo ke Magaten melewati Tawang Mangu dan Sarangan berjalan mulus sejak Solo. Saat menuju Tawang Mangu, mobil model Tucuxi ini mampu melewati tanjakan Tawang Mangu dan Cemoro Sewu yang terkenal tinggi dengan mulus.
Namun ketika menuruni lereng timur Gunung Lawu, setelah melewati turunan paling tajam di Sarangan, rem yang semula berfungsi baik tiba-tiba mengalami masalah. Dahlan yang mengemudikan mobil tersebut sejak dari Solo mengambil keputusan menabrakkan mobil Tucuxi ke tebing di kanan jalan untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas yg bisa melukai pengendara yang lain.
Setelah menabrak tebing, mobil masih berjalan menabrak tiang listrik dan berhenti persis di depan kendaraan depannya, mobil jenis Panther di kanan jalan. "Kalau tidak saya tabrakkan ke tebing, mobil akan makin meluncur kencang dan akan membahayakan orang lain," katanya.
Seluruh rombongan yang mengikuti Dahlan menyaksikan kejadian tersebut, dan mengkhawatirkan kondisi Dahlan dan pendampingnya yang ahli teknologi mobil listrik, Riki Nelson.
Setelah memeriksa dari depan mobil, tampak dengan jelas atap depan dan kacanya hancur lebur. Rombongan melihat Dahlan tetap di tempat duduknya, dan setelah dikerubungi banyak orang diketahui Dahlan tidak mengalami masalah maupun luka. "Nyaris tidak sedikit pun luka dalam maupun luar," tambahnya.
Dalam posisi duduknya, Dahlan meminta agar rombongan memastikan tidak ada kendaraan lain yang tertabrak apalagi terluka. Setelah diketahui tidak terjadi kecelakaan yang lain akibat kecelakaan tersebut, Dahlan baru turun dari mobilnya, lalu memutuskan melanjutkan perjalanan ke kampung halamannya di Takeran dengan mobil yang lain.Mobil Dahlan iskan belum memepunyai surat ijin untuk di jalan dan plat nomor dahlan iskan di buat di pinggir jalan.Seharusnya mobil dahlan oskan di kendarai oleh test drive.
Menurut keterangan Humas Kementerian BUMN Faisal Halimi saat mengikuti perjalanan Dahlan dari Solo ke Magetan, Dahlan mengemudikan "Ferrari" tersebut sendirian. Namun saat di turunan tajam sekitar Telaga Sarangan Magetan dan rem bermasalah (ngeblong), maka Dahlan memilih menabrakannya ke tebing.
"Mobil listrik itu pun hancur, namun pengemudinya, Dahlan Iskan, selamat," kata Faisal dalam pesannya kepada Kompas.com di Jakarta, Sabtu (5/1/2012).
Menurut Faisal, mobil listrik itu berjalan dari Solo ke Magaten melewati Tawang Mangu dan Sarangan berjalan mulus sejak Solo. Saat menuju Tawang Mangu, mobil model Tucuxi ini mampu melewati tanjakan Tawang Mangu dan Cemoro Sewu yang terkenal tinggi dengan mulus.
Namun ketika menuruni lereng timur Gunung Lawu, setelah melewati turunan paling tajam di Sarangan, rem yang semula berfungsi baik tiba-tiba mengalami masalah. Dahlan yang mengemudikan mobil tersebut sejak dari Solo mengambil keputusan menabrakkan mobil Tucuxi ke tebing di kanan jalan untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas yg bisa melukai pengendara yang lain.
Setelah menabrak tebing, mobil masih berjalan menabrak tiang listrik dan berhenti persis di depan kendaraan depannya, mobil jenis Panther di kanan jalan. "Kalau tidak saya tabrakkan ke tebing, mobil akan makin meluncur kencang dan akan membahayakan orang lain," katanya.
Seluruh rombongan yang mengikuti Dahlan menyaksikan kejadian tersebut, dan mengkhawatirkan kondisi Dahlan dan pendampingnya yang ahli teknologi mobil listrik, Riki Nelson.
Setelah memeriksa dari depan mobil, tampak dengan jelas atap depan dan kacanya hancur lebur. Rombongan melihat Dahlan tetap di tempat duduknya, dan setelah dikerubungi banyak orang diketahui Dahlan tidak mengalami masalah maupun luka. "Nyaris tidak sedikit pun luka dalam maupun luar," tambahnya.
Dalam posisi duduknya, Dahlan meminta agar rombongan memastikan tidak ada kendaraan lain yang tertabrak apalagi terluka. Setelah diketahui tidak terjadi kecelakaan yang lain akibat kecelakaan tersebut, Dahlan baru turun dari mobilnya, lalu memutuskan melanjutkan perjalanan ke kampung halamannya di Takeran dengan mobil yang lain.Mobil Dahlan iskan belum memepunyai surat ijin untuk di jalan dan plat nomor dahlan iskan di buat di pinggir jalan.Seharusnya mobil dahlan oskan di kendarai oleh test drive.
masalah hambalang
Gede Pasek Suardika
Jakarta - Mantan Bendahara Umum
Partai Demokrat (PD) M Nazaruddin menuding mantan anggota Komisi X DPR
dari FPD Gede Pasek Suardika terlibat urusan uang Hambalang. Pasek
menampik tudingan ini.
Komisi Pemberantasan Korupsi hari ini memeriksa Pasek yang kini menjabat Ketua Komisi III DPR. Pasek membantah semua tudingan Nazaruddin.
"Nggak benar omongan Nazaruddin. Dulu saya dibilang terima Rp 100 miliar terus Rp 25 miliar, sekarang berapa lagi? Cek saja rekening saya ada berapa, saya kan bukan pengusaha," kata Pasek saat berbincang dengan detikcom, Selasa (8/1/2013).
Pasek menuturkan Nazaruddin tak akan berhenti menyerang Partai Demokrat. "Karena dia jengkel saja setiap dia nyerang gagal terus," katanya.
Sebelumnya diberitakan M Nazaruddin menyakini Pasek yang mengurus uang panas proyek Hambalang. "Dia juga ketua yang membidangi olahraga di partai," sebut Nazar sebelum mengikuti persidangan sebagai saksi Neneng Sri Wahyuni di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (8/1/2013).
Dia menyakini dalam posisi sebagai ketua bidang olah raga, maka pasti Gede Pasek Suardika terlibat. Penyidik KPK menurut dia sudah memiliki bukti peran mantan koleganya tersebut dalam proyek Hambalang. "Pasek ada terlibat dengan urusannya uang-uang Hambalang," tuturnya.
Suami Neneng ini kembali menyebut duit diduga hasil korupsi Hambalang digunakan Anas untuk pemenangan kursi Ketum PD dalam Kongres Mei 2010 lalu. "Anas kan habisnya di kongres Rp 130 miliar yang Rp 50 miliarnya dari Hambalang. Rp 50 miliar lagi tadi dibagi ke Menpora, Mirwan Amir, Pak Mukhayat dan Wafid. Setelah Hambalang kontrak ada pencairan. Nah inilah yang dibagi-dibagi ke temen-temen komisi X," papar Nazar.
Komisi Pemberantasan Korupsi hari ini memeriksa Pasek yang kini menjabat Ketua Komisi III DPR. Pasek membantah semua tudingan Nazaruddin.
"Nggak benar omongan Nazaruddin. Dulu saya dibilang terima Rp 100 miliar terus Rp 25 miliar, sekarang berapa lagi? Cek saja rekening saya ada berapa, saya kan bukan pengusaha," kata Pasek saat berbincang dengan detikcom, Selasa (8/1/2013).
Pasek menuturkan Nazaruddin tak akan berhenti menyerang Partai Demokrat. "Karena dia jengkel saja setiap dia nyerang gagal terus," katanya.
Sebelumnya diberitakan M Nazaruddin menyakini Pasek yang mengurus uang panas proyek Hambalang. "Dia juga ketua yang membidangi olahraga di partai," sebut Nazar sebelum mengikuti persidangan sebagai saksi Neneng Sri Wahyuni di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (8/1/2013).
Dia menyakini dalam posisi sebagai ketua bidang olah raga, maka pasti Gede Pasek Suardika terlibat. Penyidik KPK menurut dia sudah memiliki bukti peran mantan koleganya tersebut dalam proyek Hambalang. "Pasek ada terlibat dengan urusannya uang-uang Hambalang," tuturnya.
Suami Neneng ini kembali menyebut duit diduga hasil korupsi Hambalang digunakan Anas untuk pemenangan kursi Ketum PD dalam Kongres Mei 2010 lalu. "Anas kan habisnya di kongres Rp 130 miliar yang Rp 50 miliarnya dari Hambalang. Rp 50 miliar lagi tadi dibagi ke Menpora, Mirwan Amir, Pak Mukhayat dan Wafid. Setelah Hambalang kontrak ada pencairan. Nah inilah yang dibagi-dibagi ke temen-temen komisi X," papar Nazar.
"Agenda, hakim ingin mengetahui hasil mediasi. Kedua pihak sudah dimediasikan hakim mediator, bahwa mediasi gagal dan memutuskan akan adanya perceraian. Karena itu, proses hukum selanjutnya, Neta (sapaan Garneta) akan menjawab permohonan pemohon dua minggu kedepan," ujar kuasa hukum Garneta, Petrus Balapationa saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Selasa (8/1/2013).
Lebih lanjut Petrus menjelaskan bahwa keduanya memang tidak bisa rukun kembali lantaran Didi telah memiliki wanita lain. Didi saat ini mengaku berencana menikah dengan Jane Shalimar. Bahkan, sidang sebelumnya Jane datang menemani Didi.
"Tidak bisa rukun kembali. Dari pihak sana sudah ada sosok lain," sambung Petrus
Kebetulan pada sidang kali ini, Garneta tampak hadir. Dengan nada pasrah, Garneta mengatakan bahwa dengan adanya wanita lain itulah yang membuat dirinya tidak bisa mempertahankan rumah tangganya.
"Itu salah satunya kenapa aku enggak bisa mempertahankan rumah tangganya," timpal Garneta.
(rik)
Jakarta - Jorge Lorenzo percaya Marc Marquez akan
tampil bersinar di musim debutnya. Menurut Lorenzo, Marquez mampu
menyamai pencapaian dirinya dan Dani Pedrosa saat masih menjadi rookie.
Marquez akan mendapat sorotan dan ekspektasi besar. Berbekal dengan predikat juara Moto2, pebalap muda Spanyol ini merupakan pengganti juara dunia dua kali Casey Stoner di Honda Repsol.
Sementara itu, Lorenzo mengawali kariernya di MotoGP dengan baik. Di 2008, pebalap Yamaha ini memenangi satu seri balapan, empat kali pole position dan enam kali naik podium.
Meski begitu, pencapaian itu tidak didapat Lorenzo dengan mudah karena ia sempat mengalami kecelakaan, cedera dan kurang percaya diri.
Sedangkan Pedrosa berada di peringkat kelima di akhir musim debutnya di MotoGP 2006. Dua kali runner-up ini meraih dua kali kemenangan, delapan kali naik podium dan empat kali pole.
"Aku yakin Marquez setidaknya bisa kompetitif seperti aku di 2008 dan Dani Pedrosa di 2006," nilai Lorenzo dalam wawancaranya dengan La Gazzetta dello Sport yang dilansir Crash.
"Mungkin lebih, karena dengan motor yang bagus hasil akan lebih mudah didapat. Dia akan bisa lebih baik jika dia tidak membuat kesalahan seperti yang aku buat di tahun pertamaku," imbuh juara dunia dua kali itu.
Marquez akan mendapat sorotan dan ekspektasi besar. Berbekal dengan predikat juara Moto2, pebalap muda Spanyol ini merupakan pengganti juara dunia dua kali Casey Stoner di Honda Repsol.
Sementara itu, Lorenzo mengawali kariernya di MotoGP dengan baik. Di 2008, pebalap Yamaha ini memenangi satu seri balapan, empat kali pole position dan enam kali naik podium.
Meski begitu, pencapaian itu tidak didapat Lorenzo dengan mudah karena ia sempat mengalami kecelakaan, cedera dan kurang percaya diri.
Sedangkan Pedrosa berada di peringkat kelima di akhir musim debutnya di MotoGP 2006. Dua kali runner-up ini meraih dua kali kemenangan, delapan kali naik podium dan empat kali pole.
"Aku yakin Marquez setidaknya bisa kompetitif seperti aku di 2008 dan Dani Pedrosa di 2006," nilai Lorenzo dalam wawancaranya dengan La Gazzetta dello Sport yang dilansir Crash.
"Mungkin lebih, karena dengan motor yang bagus hasil akan lebih mudah didapat. Dia akan bisa lebih baik jika dia tidak membuat kesalahan seperti yang aku buat di tahun pertamaku," imbuh juara dunia dua kali itu.
Langganan:
Postingan (Atom)